Di tahun ini banyak sekali kesibukan yang menghampiriku, selain karena tugas akhir
Awal tahun ini akhirnya bisa tembus pkm, dan dari judul yang dibikin deni, yang katanya style ITS banget itu "Integrated Virtual Learning Project (IVLS) ....... " sampai sekarang aku enggak hafal. Yang jelas itu pkm lucu banget sumpah. Mana bikin proposalnya cuma 2 hari, dan itu submit juga gara-gara anak kampus yang upload dikit, walhasil dari pkm center akhirnya bikin, bikin 2 proposal, 2 hari, 2 2 nya lolos :o. 493 dari kampus, 168 di danai, well.. tahun terakhir di pkm center akhirnya banyak yang lolos, dari segi kuantitas sedikit, dan dari kualitas alhamdulillah cukup banyak (peringkat 11 PT dengan pkm didanai terbanyak).
Awal pertama didanai, deni sms, "Mas, koe le lulus mundur yo?". Waduh, kok aku didoain jelek ya, eh ternyata di danai pkm, yaudah deh, lagian aku udah berkecimpung di dunia pkm dari tahun 2012 akhir sampai 2015 awal masa belum pernah ikut :|, akhirnya aku mengikhlaskan lulusku mundur, aku target wisuda november 2015 ^^v, hehe.. I have no intention to graduate at 4th year. I wanna graduate at the right time and the right moment.
Pkm ku memiliki fokus untuk membuat sebuah single sign on, apa itu? Google masih buka, jangan malas jadi orang, googling dulu. Bercanda. Single sign on itu gampangnya kamu login pake satu akun terus kebuka semua. Just like a google apps on your android phone! If you have logged in into your account, you can easily enter some another apps. Nah, kurang lebih gitu. Jujur, itu project udah dari semester 4, cuma aku nggak ngeh, sama enggak sempat, dan enggak mudeng. Pada akhirnya pada pkm ini aku belajar banyak hal tentang sso. And finally, mei itu baru selesai, tepat beberapa hari setelah aku ulang tahun (apasih). Setelah sso jadi, aku masih harus buat API untuk beberapa modul dalam IVLS.
Oiya, akhir april itu aku sempet break buat ikut lomba, seminggu bikin aplikasi android, yaelah, bikin cenut-cenut, tapi kalau lolos aku ke Padang, Sumatera Barat. Yey, semangat pokoknya. Nah, waktu itu bikin aplikasi sederhana yang pakai open data. Dan, seminggu jadi. Beberapa hari kemudian pengumuman, dan alhamdulillah lolos. Yuhu, bisa ke padang, bisa update first flight di path, dan tentu transit di jakarta, yakali bisa ketemu ryu sama ren, sama itu anak stis sekalian, wkwk. Tapi ternyata php -_-, karena berbagai hal. Yeah, itu adalah kali kedua aku di php keluar jawa, setelah 2 tahun lalu aku gagal ke Mataram, NTB. Memang menyebalkan, tapi mau gimana lagi, belum rejekinya. Yang jelas, Allah pasti tahu lah yang terbaik buat hambaNya.
Akhir mei itu sudah mulai monev (monitoring dan evaluasi) pkm, mulai dari internal univ, fakultas, dan terakhir monev eksternal dari dikti. 10 juni 2015 itu monev eksternal, tanggal 9 juni aku nglembur, sampai subuh tanggal 10 juni, itu artinya waktu tinggal 3 jam buat berangkat monev, daaan.. aku memilih tidur -_-, akhirnya berangkat telat. Sialnya baru dapet giliran habis maghrib, yang artinya enggak makan seharian, duuh.. After monev, kita keluar dengan muka lemas, kayaknya reviewernya enggak tertarik sama program kita, secara dia dosen pertanian, kita anak IT. Ketakutan anak itu bukan rumitnya program, tapi menyampaikan program yang rumit ke orang awam. Tapi ya itu tugas kami as an software engineer.
Setelah sibuk dengan monev, lagi-lagi sibuk lagi sama gemastik, dan entah kenapa tahun ini aku dipilih jadi koordinator :|, mengurusi satu team aja susah, ini 52 tim, woeeey, serasa pengen teriak-teriak. Untung dibantu sama beberapa temen, walau sebenernya sama kaya tim pkm center -_-. Dan beberapa hari menjelang lebaran itu aku baru bener-bener free. Aku pengen istirahat. Masih lupa kalau harus mengerjakan skripsi :|. Dan alhamdulillah, awal agustus aku dapet kado lagi, semua tim gemastik enggak ada yang lolos. Ya Allah, ceritamu buatku terlalu indah. Setelah di php Padang, monev juga fail, eh ini gemastik ga lolos pula, aaa. Mumet ndiasku! Akhirnya menggalau lah. Di saat itu aku mulai eling skripsi, rifa, guruh, kak ros, disma wes yudisium meneh, hanan bar ujian, aduh. Yes, awal agustus aku baru mulai nyekripsi, katanya kalau agustus mulai itu enggak mungkin november wisuda, kayane mb dewi ngomong gitu. Duh. Syem. Yaudah, apapun yang terjadi aku harus semangat, kadang harus gila untuk menjadi luar biasa.
Hanya berselang 3 hari setelah kegalauan, dan 2 hari setelah mulai nyekripsi, dapet sms dari deni, "PIMNAS !!! ^^". Ha? Aku malah bingung, apakah sudah pengumuman? Apakah yang ke pimnas dari kampus banyak? Soalnya tetep beban kalau yang ke pimnas dikit, :'). Dan aku buka webnya dikti, alhamdulillah sudah pengumuman, aku hitung dari kampus ada 21 tim, wow, ruaaar biasa. Selama masuk di team offi(sial) inilah kontingen terbanyak, meningkat tajam, di Unram itu cuma 17 tim, di Undip cuma 9, and finally 21 team, alhamdulillah. Eh wait, kemudian aku mencari apakah timku lolos, kalau lolos ya itu keajaiban namanya, daaaan. Taaaaraaaa.. Alhamdulillah, lolos! It's unbelieveable! Kendari, I'm coming. Finally, hasil tidak pernah mengkhianati proses. Baru di PHP 2 kali jangan putus asa, kamu gagal n kali berarti masih ada setidaknya n+1 kesempatan untuk bangkit. Oiya, pkm ini muaranya di PIMNAS, dan tahun ini di Kendari, Sulawesi Tenggara, lumayan jauh tuh, kalau naik pesawat masih lamaan Jogja - Kendari daripada Jogja - Singapore, itu masih transit di Makassar juga, jadilah aku ke 2 kota di luar jawa. Setiap univ yang lolos wajib mengirimkan kontingennya ke PIMNAS, lagian itu di danai dari dikti juga kok, sama dari kampus emang care banget sama yang namanya event dikti, Jadilah, akhirnya aku bisa
Untuk cerita prepare dan di Kendari nya kapan-kapan aja, fotonya juga banyak soalnya.
Hasil tidak pernah mengkhianati proses. Setiap kegagalan Allah pasti merencanakan keberhasilan yang luar biasa, bersabarlah, berjuanglah, dan serahkan pada Allah semata. Sekarang setelah melewati tahun yang luar biasa ini akhirnya niatan untuk lulus sudah ada diujung kepala, posisiku sekarang pada penelitian, dan you know lah, setelah penelitian itu tinggal pendadaran. Bismillah, Desember besok ujian, dan februari 2016 besok wisuda :). Setiap orang pasti memiliki trigger masing-masing untuk mencapai sesuatu.
Gegara mundur ini juga aku mulai sadar bahwa sejauh apapun melangkah, nantinya kita akan kembali ke titik awal, seperti layaknya hidup dan mati. Dulu aku pernah menyesal kenapa harus IT, kenapa bukan statistika yang dulu aku idam-idamkan? Ternyata Allah menyiapkan yang indah di pilihan keduaku. Di akhir masa kuliah ini, aku juga menemukan hal menarik, setelah setahun aku berkecimpung dengan dunia backend yang itu isinya cuma data doang, enggak ada interface, aku mulai tertarik sama hal-hal yang berbau sama data, entah itu data mining, big data, atau open data. Dan itu ternyata emang ada hubungannya sama statistika. Nanti kalau bisa S2 (insyaAllah) itu masuk ke computational statistics kalau enggak ke data science. Muara dari jurusan tersebut nantinya adalah Data Scientist. Kalau Allah mengizinkan kelak, semoga aku bisa menjadi seorang data scientist, yang mana itu gabungan dari cita-cita awal (ekspektasi) dan kenyataan sekarang (reality). Aamiin, :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar