*Prolog*
Happy birthday to you
Happy birthday to you
Happy birthday Happy
birthday
Happy birthday to you
Tiup lilinnya
Tiup lilinnya
Tiup lilinnya sekarang juga
Sekarang juga sekarang juga
*Preface*
Ulang
tahun, tahunnya berulang-ulang tapi beda setting dan latar peristiwa. Jadi,
apakah yang disebut ulang tahun itu? Hmm..
Ulang tahun
adalah moment atau titik balik matahari, titik didih, titik jenuh,
titik, -_- *Please ini bukan kimia.
Ulang tahun adalah momen gaya atau inersia di mana seseorang genap
menempuh sebuah usia, yah seperti ulang tahun ke sepuluh, berarti orang
tersebut sudah genap menempuh usia 10 tahun nya. Begitulah..
Esensi dari
ulang tahun adalah agar kita ingat bahwa jatah hidup kita semakin sedikit, L Bahwa kita hidup di dunia hanya
sebentar, kalau diibaratkan hanya seperti kita memasukkan jari kita ke lautan
yang begitu luas, yah hidup hanya seperti air yang menempel pada tangan saat
kita angkat. Begitu singkatnya, L
*Udah sih
sedihnya*
Ulang tahun
atau birthday di era modern seperti ini dirayakan dengan cara yang unik, salah
satunya di fesbuk. Bisa dibayangkan, kita punya ribuan teman dan kita
diselamatin men, diselamatin kalau UMUR KITA SEMAKIN BERKURANG, OH MEN.. Mereka
JAHAT sekali, bukannya didoain, malah diselamatin, aaa.. timpuk pake roti
tawar. Yah begitulah, di malam kita ulang tahun nih, kita online sekitar
jam 12 malam, hihi.. Buat nunggu siapa yang mengirimkan ucapan selamat di
timeline fesbuk kita untuk pertama kali. Habis itu kita tunggu lagi sampai
seberapa banyak yang ingat akan ultah kita *stop!
Kalau tanggal lahir kita dibikin terlihat ya bakalan tau kalik, apalagi yang
pakai semartpon*
Nah, itulah
salah satu trik biar kita bahagia di hari ulang tahun kita, hehe
Kalau tingkat KEIMANAN kamu udah gedhe, coba deh tanggal lahir di fesbuk di hide, biar tahu siapa yangmasih ingat akan hari kebangkitan kamu *eh.
Kalau udah gitu, biasanya hanya teman yang sesungguhnya yang ingat momen di
mana kita menggenapi usia kita. Dan itu lebih mengharukan kawan. Jumlah teman
tidak menentukan kebahagiaan kita, tapi teman yang selalu ada dan ikhlas saat
kita butuh walaupun cuma 2 atau 3 orang tapi itu jauh lebih berharga, J
Kalau tingkat KEIMANAN kamu udah gedhe, coba deh tanggal lahir di fesbuk di hide, biar tahu siapa yang
*Introduction to newest birthday model*
The newest
birthday model *uhuk keselak*.
Yang jelas
model di sini bukan dalam trilogy M-V-C dalam OOP (Object Oriented Programming), di mana model berperan untuk
penanganan database. *Please skip ini skip, aku muak*
Model-model
ultah zaman sekarang itu, kita diikat, terus dilempari pakai telur atau tepung,
njut kita dipermalukan dihadapan umum, terus kita *sudah.. aku ga kuat
ceritanya ambil spidol*
Begitulah,
miris sekali.. kita disiksa men, disiksa.. uyeahhh..
Sebenarnya
merayakan hari lahir itu tidak ada tuntunannya dalam Islam. J
Hanya saja
orang-orang zaman sekarang memang gemar menambahi ritual-ritual yang sebenarnya
tidak perlu.
Seperti
ritual tiup lilin, di mana kita disuruh meniup lilin yang ada di atas kita
terus kita disuruh berdoa. HA! Please, lilin itu udah ada sejak zaman romawi
kuno, pada waktu itu lilin dipercaya memiliki pengendali terhadapa kekuatan
hitam, seperti sihir, iblis, dan setan. *di
Indonesia sendiri lilin itu symbol babi ngepet* Nah, pas lilin itu ditiup,
maka lenyaplah sudah kekuatan hitam tersebut, terus kita memohon doa kepada
penguasa alam supaya diberi keselamatan dan keberkahan. Mirip ya kalau kita
dapat roti buaya brownies (berondong maniezzt) tart
cupcake ultah terus di atasnya dikasih lilin sebanyak jumlah usia kita *bayangin kalau yang ultah simbah kita yang
usianya 100 tahun terus kue nya cuma seukuran 10cm x 10 cm, lilinnya GIMANA?
GIMANA juga niupnya? Nafas aja udah pake alat bantu hidung, eh*.
Habis itu kita tiup itu lilin. Tuh kan, apa yang kita lakukan mirip sama ritual
pemujaan orang romawi, aaa. Jadi itu bukan ajaran islam lho ya. Masih ingat di
bawah ini,
“ Barang siapa yang meniru suatu kaum, maka ia
termasuk kaum tersebut. “
*What should we do in our birthday*
Dan, untuk
ucapan ulang tahun memang tidak ada salahnya, tapi dibalik kelahiran kita, sesungguhnya
ada sebuah nama yang memiliki andil besar atas kehadiran kita di muka bumi.
Nama tersebut sering kita panggil dengan sebutan IBU, ya IBU.
Ibu adalah
orang yang paling berjasa atas lahirnya kita di muka bumi. Kalau kalian pas
ulang tahun, coba ingat lagi momen beberapa tahun lalu di mana IBU kita
berjuang antara hidup dan mati buat melahirkan kita. Berapa banyak darah yang
beliau keluarkan? Berapa lama dia berjuang ditengah dua kemungkinan, hidup atau
mati? OH L Tapi
kenapa kita sering lupa, sering ingkar, kenapa pas kita ultah yang diingat
pertama justru pacar, justru teman. Justru kita menraktir makan pacar,
menraktir makan teman, sedangkan ibu kita sendiri kita cuekin dirumah. Bukankah
ibu kita yang selama ini membimbing dan mendidik kita sehingga kita bisa
seperti ini? Bukankah ibu kita yang merawat kita semasa kecil, yang mengantar
kita ke sekolah untuk pertama kali, yang mengajari kita membaca, yang dengan
tulus memaafkan ketika kita berbuat salah. Masih banyak lagu kebaikan ibu kita,
sampai tak mampu kita menghitugnya.
Hormati ibumu, lalu ibumu, lalu ibumu. J Rasulullah pernah berpesan seperti
itu.
“Sesungguhnya surga ada di bawah telapak kaki ibu”
Semoga
kata-kata di atas tidak sekedar menjadi pengisi mata pelajaran di waktu SD.
Walaupun kita
tidak akan pernah bisa membalas semua kebaikan ibu kita, tapi setidaknya kita
berusaha untuk memberi yang terbaik buat ibu kita, J
Jadi,
ketika kamu diizinkan untuk membuka mata di hari ulang tahunmu, bangun dan
peluklah ibumu seerat mungkin, berterimakasihlah pada beliau, karena lewat
beliau kita bisa seperti ini.
Thank you MOM, I LOVE YOU.
Thank you MOM, I LOVE YOU.
*Epilog*
Mata ini
terbuka lebar, menerawang ke sekitar
Ku lihat
beberapa sosok manusia yang tersenyum dan tertawa menatapku
Tapi aku
justru merasa khawatir
Aku takut …
Sangat
takut ..
Aku takut
tidak bisa menjaga janjiku pada Tuhan
Lalu aku
menangis sejadi-jadinya ..
Pendahuluku
bilang
Dunia itu
kejam, kau akan selalu terperdaya dengan nikmat sesaat
Kemudian
seorang wanita memelukku erat-erat
Dan berkata
..
Kau lah penerusku
nak!
Kelak kau
yang akan memimpin dunia ini
Dan pelukan
ini begitu hangat
Hingga aku
yakin mampu menjaga janjiku
Kini ku
panggil engkau dengan sebutan Ibu
mbul ki bar ultah po? hhe
BalasHapusEnggak..haha
BalasHapusNanti namaku jadi febrianardian.wkwk
Terima kasih pencerahannya. Jadi kasihan dgn anak yg sdh dibudayakan ulang tahun dr kecil *poor my sister
BalasHapusBtw, sy punya 2 pertanyaan. Pertama, kenapa akhir-akhir ini orang-orang sering menggantikan kata birth dgn born? Apa sih bedanya?
Kedua, apa solusinya bagi org tua agar tidak ikut-ikutan merayakan ulang tahun bagi anaknya, baik krn keinginan orang tua atau anaknya sendiri?