Akhirnya aku mencapai titik dimana aku menginjak usia 21.
Yah, aku sudah cukup dewasa untuk menapaki hidup ini. 1905 tahun ini agak
berbeda dengan tahun sebelumnya, di mana 1905 tahun ini aku sengaja
menyembunyikan tulisan “Birthday” dari profil jejaring sosialku. Dan bisa
ditebak sendiri kan? Yang ngucapin Cuma beberapa. Sebenernya, aku pengen
menyembunyikan tulisan itu sejak tahun lalu, tapi entah mengapa aku baru merasa
siap sekarang. Aku hanya ingin tahu seberapa dekat orang mengenalku. Dan
hasilnya, hanya beberapa saja sih. Maklum, aku aslinya orang Introvert, sama
dengan ciri khas golongan darahku, A. Sebenernya, birthday itu enggak begitu
penting sih. Aku males aja, Cuma ketika aku ngomong itu kepada seseorang aku
pernah dimarahi. Katanya, “Birthday itu penting, buat ngingetin perjuangan
ortumu yang membuat kamu ada di dunia ini”. Oh, okay, alasan diterima. Dan itu
bikin nrocos men, haduh. Iyasih, itu rutinitas setahun, tapi kalau
dipikir-pikir juga birthday adalah momen yang tepat buat berterimakasih ke ibu
yang telah membuat kita menikmati indahnya dunia ini.
1905 tahun ini jatuh di hari senin men. Yah, hari masuk
kuliah pertama di awal pekan. Dan hari itu aku enggak berharap apa-apa. Aku
hanya ingin aku semakin dewasa saja dan bisa menentukan arah tujuan. Berbagai
ucapan yang biasanya aku terima, hari itu enggak ada, paling Cuma beberapa
saja, itupun yang ngucapin langsung enggak ada. L
Paling Cuma lewat sms doang, haha. Rasanya gimana gitu? Kadang bener sih, ada
ungkapan. “Teman yang banyak itu belum tentu semuanya teman”. Setidaknya aku
jadi lebih tahu apa arti 1905 buatku. Ah sudah, itu enggak penting sih, tapi
mosok sih le kekancan ko ngene toh -_- ah mbuh, wkwk, mutung sik, mumpung iso mutung, mutung sik ben galau, ben susah, karena habis susah biasanya muncul kebahagiaan tak terduga, :)