Halaman

Pencarian

Rabu, 26 Maret 2014

Menemui Esok Hari!

Sebenernya pas nulis ini lagi ada tugas bikin RPP. Yah, sebagai makhluk semester menjelang akhir di kampus pendidikan emang dituntut buat bisa bikin RPP. Padahal aku sendiri bukan makhluk yang pandai menulis. Dan aku makhluk yang susah beradaptasi, kadang keadaan yang memaksa buat beradaptasi. Bukan bermaksud mengeluh, tapi emang begitu adanya. Ini kesekian kalinya aku harus memaksa diriku untuk berubah sesuai dengan urutan proses hidup. Yah SMK. Hal yang paling aku benci ketika aku menginjak masa akhir SMP. Pokoknya, enggak mau sama yang namanya SMK. SMK itu apa sih? Cuma tempat orang yang kurang mikir aja, cuma tempat nyetak calon buruh abadi. SMK itu sekolah kelas dua, enggak ada apa-apanya sama SMA. Pikirku sih gitu, dulu. Dan kali ini dipaksa untuk memasuki dunia tersebut dengan peran yang berbeda, yakni sebagai calon pendidik. Aku disuruh memotivasi para calon buruh untuk menjadi buruh yang sesungguhnya. Yah, sulit memang, sangat sulit bagiku. Mencintai hal yang belum pernah kau sukai. Memang dengan adanya LKS, aku jadi sedikit tertarik. Tapi? LKS kan nggak ada apa-apanya dibanding dengan OSN yan. Pikiran buruk itu terus menghantuiku. Bahkan ketika teman-teman yang lain sudah bolak-balik SMK buat survey, aku baru sekali, dan itu rasanya waw sekali. Aku sampai saat ini belum siap untuk terjun ke dunia itu. Aku butuh semangat berlebih, atau mungkin disemangati. Aku butuh sebuah keyakinan, bahwa SMK itu sama bagusnya dengan SMA, pun bahkan lebih bagus karena nggak cuma bergantung pada teori semata. SMK itu keren, SMK itu kece. Yah, aku butuh kata-kata itu, walau hati ini masih sulit menerima kenyataan ini. Setidaknya, dengan adanya penyemangat, mungkin egoku akan luluh, dan aku akan mulai menyukai proses ini. Ingin aku berteriak, hey kalian! Trust me that SMK is better than SMA. So, I can smile for making my task today.

Walau enggak nyambung, aku cuma mau bilang ini..

"Kita tidak akan pernah tahu apa yang kita miliki sekarang apakah akan kita miliki esok hari. Aku hanya mencoba menikmati hari ini, sembari mempersiapkan esok hari. Aku berdoa semoga yang ku miliki sekarang dapat bermanfaat untuk hidupku kelak."
Read More..

Selasa, 18 Maret 2014

Konfirmasi? Penting ya?

Sebenarnya aku pengen nulis kaya gini udah lama, cuma baru sempat aja, maklum sih harus jumpa fans sana-sini, :)) *plakk*
Di tengah zaman yang modern ini, arus informasi sangatlah deras, saking derasnya filter itu sering tidak bekerja. Kadang ada informasi yang bersifat propaganda, pencitraan kek, atau apalah itu, yang kesemuanya bermuara pada 1 hal, membuat salah satu pihak terlihat baik, dan satunya amatlah buruk. Sebagai orang yang sedang mendalami ilmu tentang informasi, aku paham betul bahwa sekarang adalah era informasi, dimana orang lebih mementingkan informasi dibanding hidupnya sendiri. Tau kan? Pas ada gempa, bukannya nyari tempat berlindung, eh malah ngetwit dulu, nyetatus dulu, check in dulu. :| hih..apaan itu mah. Orang-orang zaman sekarang itu lebih suka populer di dunia maya daripada menyelamatkan nyawa sendiri.
Begitulah pemikiran orang zaman sekarang yang mulai bergeser agak kejauhan. Maklum saja, media informasi itu sangatlah banyak. Sekarang aja nih, kalau punya semarphone bisa pakai layanan instant messaging, macam wasap, line, kakao, bbm, wechat. Ada fesbuk, twiter, sms, telpon. Pokoknya apalah itu namanya yang pasti bertujuan buat menyalurkan informasi.
Nah yang bikin aku heran, di zaman yang saking mudahnya informasi ini, ada juga segelintir orang yang malah tidak terdeteksi keberadaannya, ada yang sengaja menutup diri mereka sendiri. Kalau emang itu bertujuan buat memproteksi diri dari banyaknya pencitraan atau apalah itu ya emang bagus. Tapi lain lagi ceritanya kalau menutup diri pas ditanya temennya. Duh nek iki, -_-. Pernah nih suatu ketika, ngasih informasi ke beberapa orang, dan informasi itu bersifat urgent a.k.a mendesak, dari beberapa orang yang dikirim, hanya 1 2 yang muncul, yang lain entah ke mana. Eh pas dilihat di timeline, tuh orang baru aja bikin status, pas buka wasap terlihat online, pas buka fb juga online. Hadeh.. heran yah. Itu sih mending, daripada nanya hal penting lewat wasap, last seen nya aja barusan, dan kamu ngirimnya setengah jam yang lalu, duh nyesek. Kalau di fb, cuma di seen doang, ga dibales juga. Ada-ada saja sih kaya gitu. Mbok ya kalau informasi yang baik itu diseriusin, masa cuma timeline mulu diseriusin. Kan kasihan yang udah ngasih info. Susahnya lagi, kalau udah ngasih info, udah di seen, eh malah nggak dikerjain terus malah mencak-mencak bilang gini gitu. Huft.. yang ada sini jadi pengen marah-marah. Tapi marah-marah itu juga ga perlu sih, tambah capek aja. Yang bener sih mending sabar, dan kalau ada waktu ngingetin orang yang kaya gituan.
Please, dibalik sebuah informasi, adanya konfirmasi itu juga penting. Media yang baik itu media yang bermanfaat kan? Percuma punya gadget bagus, yang banyak media informasinya, kalau ditanya enggak pernah jawab, enggak ada respon. Lama-lama kan jadi bosan nih kasih info atau kalau mau nyuruh, lha wong cuma dilihat doang, dikiranya cuma read only apa. Mbok kalau dkasih info itu istilahnya nglegani sik ngirim, jawab aja, udah diterima, makasih ya. Enak kan jadinya? Situ seneng dapat info, yang ngasih kabar juga seneng kalau infonya dibaca.
Read More..

Senin, 17 Maret 2014

#JKT part 3 - bagian 1

Ini adalah kali ketiga aku ke Jakarta, maklum aku hanya anak desa yang jauh dari peradaban modern, yo cen! Wkwk.. Tapi enggak mau mendramatisasi kalau rumahku pelosok, walau emang sinyal hape aja bikin mules tiap hari, hehe
Di Jakarta part3 ini aku berkesempatan mengunjungi Universitas Indonesia, Universitas terbaik di Indonesia, katanya sih gitu. Tapi emang bagus sih, kampusnya rimbun, jauh banget sama kampusku, ikip yk, haha. Ke UI kali ini adalah sebuah kejutan buatku, aku dan teman-temanku, menamai diri kami R.A.D.A.R Studio, yang itu singkatan Rais Andri dan Akhi Rahma mengikuti lomba yang namanya U-Champ, ukhuwah championship yang diselenggarakan oleh FUKI (Forum Ukhuwah dan Kajian Islam) Fakultas Ilmu Komputer UI. Ide awalnya bikin aplikasi zakat, ide nya andri. Terus di mix jadi aplikasi zakat beneran dan itu bikinnya sumpah lama banget, haha.. jadi kita itu enggak liburan sama sekali tauk. Yang lain ke dieng, sebut saja rifa dan kawan-kawan, aku tetep koding. Beruntunglah dalam proses koding itu ada makhluk bernama deni sama mil yang seolah enggak pernah lelah koding. K * Koding aja diseriusin*. Si akhi malah sempet ke dieng, nah aku andri sama rahma ini blas enggak liburan sih. Walau sebenrnya ada tawaran dari wulan buat main ke rumahnya (Dieng), tapi berhubung bapak masih sakit yaudah sih, cancel aja.
Nah, di tengah perjalanan tuh akhi mengundurkan diri men, yah berkurang satu men. Dan keren nya itu, dia re sign pas bapakku masuk rumah sakit dan itu ujian semester dan aku ra ngerti kudu ngopo, meh nesu yo raiso, sik jenenge lomba ki ikhlas-ikhlasan seko ati kok, aku raiso mekso kalian meski aku ki tok tulis ketua tim, aku yo mung mengarahkan kalian lah, sama memastikan ini aplikasi dapat berjalan lancar, dan bisa mengikuti tahapan lomba dengan baik. Dadi nek aku kadang mutung yo maafkan lah kawan, aku iseh enom, aku ki sakjane pengen ngepush kalian lebih, ini harusnya gini, harusnya gitu, tapi mungkin karena sifat dasarku banyak ora kepenak e, yo mending aku meneng dengan harapan kalian ki paham, e jebul ora yo, haha.. lupakan lah, itu bagian dari proses. Lomba boleh asal nggak ganggu kuliah, oke. Kadang pada ngomong gini sih,
Aku telat ya. Oke.
Aku ga bisa datang hari ini. Oke.
Maaf ya aku ada kerjaan di rumah. Oke.
Simpel, kalau enggak bisa datang kasih kabar aja, kalau enggak ngasih kabar itu takutnya kenapa-napa gitu lho J
Udah bawa santai aja sih menurutku, lomba itu semacam ibadah sunnah buatku, kalau dikerjakan kalian dapat poin plus plus, kalau enggak ya enggak berdosa kok. J
Jadi tim tinggal bertiga ini, walau bertiga Alhamdulillah solid, dan Alhamdulillah sense buat piknik ku juga hilang, jadi aku bisa focus, wkwk
Dulu aku sempat berkata gini,
“Kita enggak liburan pas semester ini gapapa ya, sekalinya liburan kita ke UI bareng-bareng, maret besok, sabar ya. Maaf mengganggu liburan kalian. “
Dan enggak tahu kenapa itu semacam doa yang Alhamdulillah diijabah oleh Allah. Padahal aku udah ga berharap banyak, soalnya ini juga baru pertama bikin aplikasi di platform windows phone.
Sebenernya ada korelasi ini sih, jadi pendaftaran lombanya itu tanggal 27 desember 2013, pas ujian akhir IMK, dan itu hari terakhir laptopku bernyawa, L Dan laptopku itu enggak bisa buat develop windows phone, lha wong durung i3 kok, dual core we amd cah, duuuuhhhhh. Maka dari itu aku ngajak andri, selain karena dia pinter dia juga punya laptop i5, hehe. Dan hari berikutnya aku kehilangan laptop kesayanganku, laptop yang membuat aku menemani hari-hariku dengan game, dan mulai jatuh cinta pada koding. Njut aku galau, esuk e aku tumbas laptop, rasane pengen mewek cah, soale aku wes janji karo bapak ibu nek arep jaga laptop iki tekan aku lulus, e lagi 2,5 tahun udah meninggal. Kalian kudu memahami apa sik tak rasakke! Kudu! Hiks
Emm..tapi aku juga seneng sih, punya laptop baru (i3, iso develop windows phone \^^/) dan itu hasil dari keringatku di tahun 2013, Alhamdulillah. Dibalik susah ada sedikit oase begitu, J *akurapopo.
Berkat si laptop baru ini aku jadi bisa membuat apps di windows phone, entah rasanya aku bahagia iso dolanan wp, J Lumayan bisa buat belajar.
#SKIP PART 2
Di hari pengumpulan final aku masih menunggu sertifikasi dari windows phone store, soale hari jumat pagi itu dapet email yang isinya gagal publish gara-gara ada bugs yang disebabkan oleh tipe data yang salah. Hmm.. Dan terpaksa upload ulang, sementara sabtu pagi itu ga dapet email blas dari wp store, terpaksa lagi sms panitia buat minta saran, e kok ra dibales. Kebetulan hari itu aku mengikuti acara dari Noki Ya DVLUP di hotel Grand Tjokro Yk, dan dapet sesi siang sementara temen-temenku sesi pagi, njut menyisakan aku ro rahma. Nah, pas acara itu aku coba sms panitia lagi, e dibales, katanya suruh ngumpulin berkas, yang aku memahaminya sebagai file XAP yang dikumpul lewat email. Langsung aja, karena aku udah bikin screenshot, dan kalau masalah kata-kata, cewek lebih pinter, aku serahin deh ke rahma. Maaf ya na, kalau kamu ga focus ke presentasi DVLUP, hehe. Dan ga selesai ternyata, kemudian kami ke KPLT, dan alhamdulillah isya’ udah bisa ngumpul berkas. Kemudian aku sms panitia lagi, dan lagi-lagi no respon, ealah, nyebai!
Di berkas yang aku kumpulin itu ada tulisan, “Maaf belum menyertakan link aplikasi di WP Store karena belum sertifikasi”. Udah sih..
Nah, rabu 5 maret 2014 aku baru mengirimkan link aplikasi ke email panitia nih, dan enggak berharap banyak, soale kami ngirimnya telat. Dan itu salahku karena gagal memanajemen waktu tim, maafkan aku kawan.
Seminggu berikutnya, pengumuman finalis, katanya tanggal 10 sih, yaudah aku seriusin timeline twitter nya panita, e ternyata nggak muncul, huhu. Kayaknya sih ditunda. Nah, pas hari berikutnya seakan sudah tak banyak berharap lagi, karena berbagai alasan di atas, aku ga mantengin timeline, aku balik ke rumah, mau makan dan ngerjain proyek mandiri. E dapet sms dari akhi dan andri, akhi sms bilang selamat, dan andri ngabarin kalau kita ke UI, refleks, aku sujud syukur, Alhamdulillah dapet kesempatan ke UI, Alhamdulillah bisa jenguk mbak Ita, bisa main sama Ryu, emmmm pokoknya speechless. Dari UNY bukan cuma tim kami, tim nya sidik juga lolos, sayang punyane mil enggak, huhu.. sabar ya mil.
Akhirnya kami ke UI bareng-bareng, J
Read More..